JURNAL SANTRI UNTUK NEGERI

Jendela Dunia

Memaknai ‘Kemenangan’

pada Februari 21, 2016

Banyak orang yang salah mengartikan kemenangan. Kemenangan bukan hanya ketika kita berhasil menaklukkan musuh di sebuah pertempuran, mengalahkan lawan di suatu pertandingan, dan bukan pula ketika kita berhasil mencapai prestasi yang terbaik atau ketika kita berhasil mendapatkan semua yang kita inginkan .

Kemenangan adalah saat kita dapat melawan suatu kegagalan. Saat dimana kita sabar dalam menghadapi segala percobaan. Saat dimana kita mampu menundukkan hawa nafsu kita. Saat dimana kita bangkit dari keadaan yang amat menyedihkan. Dan saat dimana kita merasa di ambang keterpurukan namun kita berusaha menerjangnya dan menghancurkan segala cobaan.

Kemenangan adalah saat dimana kita dapat menjadikan semua yang terjadi sebagai simbol betapa sayangya Sang Pencipta pada kita. Saat dimana kita menyadarai betapa banyak hikmah yang dapat kita ambil dari apa yang terjadi. Saat dimana kita memahami betapa pentingnya mensyukuri segala bentuk nikmat, sekecil apapun itu. Dan kemenangan adalah saat dimana kita melangkahkan kaki begitu mantap dan yakin bahwa kita begitu hebat untuk sekedar melawan suatu kegagalan kecil.

“Keberhasilan tidak diukur dengan apa yang anda raih, namun kegagalan yang telah anda hadapi, dan keberanian yang membuat anda tetap berjuang melawan rintangan yang datang bertubi-tubi.”
– Orison Swett Marden –

“Keberhasilan adalah kemampuan untuk melewati dan mengatasi dari satu kegagalan ke kegagalan berikutnya tanpa kehilangan semangat.”
– Winston Chuchill –


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s