JURNAL SANTRI UNTUK NEGERI

Jendela Dunia

PWI BUKAN MASJID

pada Februari 21, 2016

Senin, 3 November 2014, bertepatan dengan H-6 agenda besar di Jurusan Kesehatan Masyarakat UNSOED, Hari itu saya dan partner saya, Tata, mendapatkan tugas untuk mengantarkan surat ke beberapa tempat, salah satunya adalah ke Kantor PWI Banyumas. Setelah berputar-putar keliling Purwokerto untuk mengantarkan surat ke beberapa kantor surat kabar dan radio, akhirnya sampai juga saya dan Tata di Kantor PWI yang berada di lokasi yang sama dengan RRI Banyumas. Sesampainya di depan ruangan kantor dengan keramiknya yang berwarna putih, saya pun melepaskan sepatu yang saya pakai sebelum memasuki ruangan. Saat saya sedang melepaskan sepatu, tiba-tiba dari dalam ada yang berteriak, “Dipakai saja mba, ini bukan Masjid kok!” Saya pun kaget dan kemudian memutuskan untuk memakai sepatu lagi. Teman saya, Tata, hanya tertawa tanpa suara menanggapi teriakan beberapa wartawan yang ada di dalam ruangan. Saya pun berkata dalam hati, “Jadi selama ini kalau kita melepaskan sepatu dianggapnya sedang masuk ke masjid ya.”

Dari kejadian ini pun saya belajar bahwa sebelum melakukan apapun atau memasuki lingkungan apapun, cari tahu terlebih dahulu apa dan bagaimana situasi dan kondisi yang ada disana. Inilah pentingnya informasi, komunikasi, dan observasi.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: